+62 852 346 90008
consulting@ubico.id

Pokok-pokok PPh 0,5% UMKM

Per 1 Juli 2018 pajak untuk UMKM turun menjadi 0,5% dengan dikeluarkannya PP No 23 Tahun 2018 tentang Pajak Penghasilan atas Penghasilan dari Usaha yang Diterima atau Diperoleh Wajib Pajak yang Memiliki Peredaran Bruto Tertentu. Berikut iAccounTax merangkum pokok-pokok penerapan PPh UMKM ini:
Siapa yang dapat menggunakan PP ini: 1. Orang Pribadi 2. Badan Usaha (PT, CV, Firma, & Koperasi) YANG OMZETNYA TIDAK LEBIH DARI 4,8 M PER TAHUN
Siapa yang TIDAK DIKENAI PP ini:
  1. WP yang memilih untuk dikenai PPh Pasal 17 (Wajib Pajak menyampaikan Surat Pemberitahuan ke KPP dan pada Tahun Pajak Tahun Pajak berikutnya terus menggunakan Tarif PPh Pasal 17)
  2. WP Badan yang memperoleh fasilitas PPh Pasal 31A UU PPh atau PP 94 Tahun 2010
  3. Bentuk Usaha Tetap (BUT)
  4. CV atau Firma yang: • dibentuk oleh beberapa WP OP yang memiliki keahlian khusus; dan • menyerahkan jasa sejenis dengan jasa sehubungan dengan pekerjaan bebas
Yang tidak termasuk penghasilan yang dapat dikenai PP ini (Pasal 2 Ayat 3):
  1. Penghasilan dari jasa sehubungan dengan Pekerjaan Bebas. Misalnya: Tenaga ahli yang melakukan pekerjaan bebas, yang terdiri dari pengacara, akuntan, arsitek, dokter, konsultan, notaris, PPAT, penilai, dan aktuaris; pemain musik, pembawa acara, penyanyi, pelawak, bintang film, bintang sinetron, bintang iklan, sutradara, kru film, foto model, peragawan/peragawati, pemain drama, dan penari; olahragawan; penasihat, pengajar, pelatih, penceramah, penyuluh, dan moderator; pengarang, peneliti, dan penerjemah; agen iklan; pengawas atau pengelola proyek; perantara; petugas penjaja barang dagangan; agen asuransi; distributor perusahaan pemasaran berjenjang atau penjualan langsung dan kegiatan sejenis lainnya.
  2. Penghasilan di Luar Negeri
  3. Penghasilan yang dikenai PPh Final Misal: sewa rumah, jasa konstruksi, PPh usaha migas, dan lainnya yang diatur berdasarkan PP
  4. Penghasilan yang dikecualikan sebagai objek pajak
Jangka Waktu yang diperkenankan untuk menggunakan PP ini (Pasal 5 Ayat 1):
  1. 7 (tujuh) Tahun Pajak bagi Wajib Pajak orang pribadi;
  2. 4 (empat) Tahun Pajak bagi Wajib Pajak badan berbentuk koperasi, persekutuan komanditer, atau firma; dan
  3. 3 (tiga) Tahun Pajak bagi Wajib Pajak badan berbentuk perseroan terbatas.
Cara Menghitungnya: Peredaran Bruto (Omzet) x 0,5%
Diskusi dan Pertanyaan dapat dilakukan di kolom Komentar.

Respond For " Pokok-pokok PPh 0,5% UMKM "

WhatsApp chat